SayaPoker.net - Isi barang penumpang yang telah turun dari Pelabuhan Gorontalo telah membuat percegang. Bukan ikan seperti biasa, petugas gabungan yang telah terdiri dari anggota Polsek kawasan pelabuhan Goronralo, TNI, dan Dinas perhubungan telah menemukan ribuan ekor tikus yang telah beku.
Agen Poker Online - Pagi itu sekitar pada pukul 06.00 Wita, petugas pelabuhan seperti yang biasa memeriksa kendaraan yang hendak turun dari atas kapal laut KMP Moinit. Salah satu di antaranya adalah mobil pikap benopol DM 8069 AE.
Awalnya petugas mengira, 14 boks yang diangkut berisi ikan. Ternyata, isinya tak sesuai perkiraan. Setelah itu Sopir Mobil pikap, Roni langusng di minta menunjukan dokumen resmu dari paket tikus beku tersebut.
Agen Judi Online - Namun dia tidak mampu intuk memperlihatkannya. Dan dia juga telah mengaku sekitar 1.200 ekor tikus beku itu telah berasal dari Luwuk Banggai, Sulawesi Tengah. Roni, warga Kelurahan Limba, Kota Gorontalo itu membawa boks berisi
tikus bersama ikan dan rencananya akan dijual di pasar di Tomohon,
Sulawesi utara.
Menurut dia, hewan pengerat itu adalah pesanan salah satu penjual yang ada di sana. "Saya hanya diperintahkan untuk mengantar tikus-tikus tersebut kepada salah satu warga di Manado atas nama Sandra, dan rencananya akan lansung di jual di Pasar Tomohon," ujarnya.
Diserahkan ke Balai Karantina
Bandar Judi Online - Selanjutnya pengangkut tikus serta barang bukti yang kendaraan tersebut telah di serahkan ke Polsek KPG, Kota Gorantalo untuk segerah diselidiki untuk lebih lanjutnya. Kapolsek KPG Iptu Imbran Panigoro telah mengatakan sudah memastikan bahwa tikus terbut bukan untuk masyarakat Gorontalo
"Namun saat ini, kami sudah menyerahkan ke Balai Karantina Hewan
karena merekalah yang menentukan apakah ini legal atau tidak,"
ungkapnya.
Bandar Judi Online - Sementara itu, Plh. Kepala Balain Karantina Hewan Wilin Draina saat
ditemui mengatakan, barang kiriman itu masih ditahan untuk diproses
lebih lanjut. "Barang yang kami sudah tahan tidak dapat di tebus kecuali
sudah melengkapi dokumen dari daerah asal itu kami bisa keluarkan,"
ucapnya.




