SayaPoker.net Hakim pengadilan Amerika Serikat, hari Rabu (28/3/2018) lalu, menolak banding Arab Saudi atas tuduhan ikut membantu atau mensponsori pembuatan rencana serang teror 11 September 2001.

Penolakan tawaran banding ini, menyebabkan Arab Saudi harus membayar miliar dolar AS sebagai dana ganti rugi terhadap korban meninggal dunia, luka-luka, dan bisnis yang berada di Gedung Kembar WTC.

* Penolakan Banding Arab Saudi Oleh Hakim Amerika Serikat


Agen Judi Online - Keputusan mengejutkan dikeluarkan oleh Pengadilan AS. Hakim mengeluarkan keputusan untuk menolak tawaran banding atas keterlibatan Arab Saudi, dalam perencanaan serangan teror 11 September 2001. tuduhan yang diberikan kepada Arab Saudi dan bukti yang ada, secara samar mengartikulasikan dasar keterlibatan mereka.

Arab Saudi terjelit pada Undang-Undang Sponsor Terorisme atau Justice Against Sponsors of Terrorism Act (JASTA), sebuah undang-undang federal yang baru dikeluarkan tahun 2016. Sebelumnya sejak serangan terjadi, Arab Saudi mendapatkan imunitas dari Pengadilan AS. Barulah di tahun 2016 imunitasnya diambil secara paksa karena peraturan perundang-undangan yang baru telah dikeluarkan.

Masih belum jelas apakah Arab Saudi memang mensponsori serangan teror 11 September. Namun menurut bukti yang didapatkan, beberapa Bank di Arab Saudi terbukti sudah memberikan dana yang besar untuk membantu perjuangan kelompok teroris Al-Qaeda pimpinan Osama Bin Laden.

* Miliaran Dollar AS Harus Diberikan Sebagai Uang Ganti Rugi


Bandar Judi Online - Kalah banding di pengadilan, Arab Saudi dipaksa harus mengeluarkan kocek yang sangat besar sebagai ganti rugi keterlibatan dalam serangan 11 Septembe. Belum ada angka yang tepat berapa jumlah yang akan dikeluarkan Pemerintah Arab Saudi. Namun estimasi menyatakan sekitar miliaran Dollar AS.

Uang itu nantinya akan ditujukan kepada keluarga korban yang kehilangan anggota keluarganya karena aksi serangan maupun yang terluka, ditambah juga perusahaan bisnis dan asuransi yang memiliki kantor Gedung Kembar WTC.

Setidaknya ada sekitar 3.000 orang tewas dan 25.000 lainnya terluka, karena serangan teror 11 September 2001. Dan barulah, saat Veto Presiden Obama pada tahun 2016 terhadap undang-undang ferderal JASTA ditolak oleh anggota Konggres, maka posisi Arab Saudi mulai terancam.

* Serangan Yang Mengubah Pandangan dan Kebijakan Amerika Serikat Terhadap Dunia


Agen Poker Online - Serangan teroris Al Qaeda pada 11 September 2001, menandakan sebuah awal baru bagi pandangan dan kebijakan Pemerintahan Amerika Serikat terhadap dunia. Untuk pertama kalinya dalam sejarah modern AS, daratan utama mereka berhasil diserang oleh kekuatan teroris asing.

Menurut dunia, sistem pertahanan intelegen dan dalam negeri AS sudah kecolongan menghadapi kasus aksi terorisme yang sangat meresahkan. Setelah 11 September 2001, kebijakan AS terhadap terorisme mulai berubah menuju pemburuan terhadap jaringan teroris yang tersebar di seluruh dunia.

Kelompok Al Qaeda pada awalnya menjadi satu-satunya target yang sangat dicari oleh militer AS, namun seiring berjalan jumlah jaringan teroris mulai msemakin meningkat, dan pengaruh AS mulai tersebar luas untuk menghancurkan segala bentuknya. Sayang, hal ini malah menimbulkan berbagai pertanyaan mengenai konspirasi keterlibatan Amerika Serikat terhadap 11 September, serangan terorisme, maupun terbentuknbya kelompok teroris yang ada di dunia.
SayaKasino
Info SayaPoker :

Saya Poker adalah Agen Poker Online Terbaik yang menyediakan permainan Poker Online, Ceme Keliling, Capsa Susun, Domino QQ, Bandar Ceme, dan Live Poker. 

Jangan Lupa di Share kak ♥ :