SayaPoker.net - Arkeolog Swedia telah menemukan bukti pembantaian abad ke-5 di wilayah tenggara Pulau Oland. Penemuan ini ditulis dalam sebuah makalah yang diterbitkan di jurnal Antiquity. Pada makalah tersebut, tim menulis tentang serangan yang terjadi 1.5000 tahun lalu di Sandby Borg.
* Kerangka Yang Ditemukan Menunjukkan Adanya Tindakan Brutal
Agen Judi Online - Pada Kamis (26/4/2018), puluhan mayat ditemukan di benteng berdinding dan tubuh mereka dibiarkan membusuk. Semua korban tewas setelah mengalami perlakuan brutal. Pemimpin tim, Helena Victor menjelaskan beberapa korban pembantaian ini ditemukan di dalam benteng yang berisi puluhan rumah. Sebagian lainnya ditemukan di jalanan.
Para arkeolog menemukan jasad tubuh yang dipenggal, megnalami trauma karena benturan benda tumpul dibagian kepala, bahkan satu jasad diketahui tewas karena jatuh ke perapian. Bahkan mayat bayi yang baru lahir ditemukan diantara jasad-jasad itu.
* Bukan Hanya Satu, Dilokasi Ini Ditemukan Puluhan Jasad Dengan Bukti Kekerasan
Bandar Judi Online - Para pelaku pembantaian masih tidak diketahui. Namun pembantaian terjadi selama periode migrasi yang bergejolak. Kemungkinan saat kekaisaran Romawi Barat runtuh dan Hun menyerang. Pulau Baltik di Oland tidak pernah dibawah pemerintahan Romawi.
Pihak berwenang sempat meminta staf si Museum Kalmar Lans untuk memeriksa daerah penemuan tersebut. Awalnya situs itu diketahui setelah para pemburu harta karun menemukan barang-barang di lokasi tersebut.
* Pada Tiga Hari Penggalian Pertama, Arkeolog Menemukan Dinding-Dinding Benteng. Beberapa Hari Kemudian Baru Ditemukan Jasad Manusia
Agen Poker Online - Pada penggalian pertama yang hanya berlangsung selama tiga hari, ditemukan dinding-dinding rumah. Kemudian tim menemukan sisa-sisa jasad manusia. Penggalian sendiri dilakukan pada tahun 2011. Sejak saat itu, dua rumah berhasil di gali dan ditemukan secara utuh berikut 6 rumah tambahan. Pembantaian yang dilakukan ini diyakini mengakhiri kehidupan di kawasan permukiman itu.
Helena Victor mengatakan mayat-mayat dirumah ini menjadi pertanda jika sejak zaman dulu, prosesi pengurusan jenazah biasanya dikreamasi atau dikuburkan dan bukan ditinggalkan dirumah penduduk desa. Di era itu penduduk desa biasanya tinggal di luar benteng dan baru akan berlindung saat ada bahaya.
* Selain Jasad, Para Arkeolog Juga Menemukan Perhiasan Hingga Koin Emas Roma
Bandar Poker Online - Sekitar 200 hingga 250 orang diperkirakan tinggal di benteng itu saat mencoba mencari perlindungan dari serangan. Helena Victor mengatakan, jasad orang-orang yang ditemukan sepertinya terbunuh tanpa melakukan pembelaan. Tim menduga, ada seseorang yang mungkin membiarkan pintu benteng terbuka dan membiarkan para pelaku pembantaian masuk pada malam hari.
Selain jasad, tim arkeolog menemukan perhiasan mewah di situs itu. Termasuk koin emas Roma, hiasan rambut dan potongan dari makanan terakhir. Dalam jurnal, penemuan ini digambarkan sebagai potret unik kehidupan rumah tangga dan kematian mendadak di Periode Migrasi Skandinavia.







