SayaPoker.net - Jennifer L. Riordan (43), wanita asal Albuquerque, New Mexico, meninggal karena hampir tersedot kelaur pesawat melalui jendela yang pecah setelah pesawat milik Southwest Airlines dengan nomor penerbangan SWA 1380 mengalami malfungsi mesin di bagian sayap kiri pesawat.
Kepala National Transportation Safetu Board (NTSB), Robert Sumwait sudah memberi konfirmasi terkait kecelakaan ini pada konferensi pers Rabu 18 April 2018 lalu.
* Pesawat Boeing Co 737-700 Itu Mengalami Malfungsi Mesin Sebelah Kiri di Ketinggian 32.000 Kaki
Agen Judi Online - Kecelakaan itu membuat ledakan dan serpihannya mengenai bagian-bagian pesawat, salah satunya jendela yang membuat Jennifer hampir tersedot keluar. Pesawat itu sedang dalam perjalanan menuju Dallas dari LaGuardia, New York. Namun harus mendarat darurat di Philadelphia gara-gara kecelakaan ini pada pukul 11 pagi waktu setempat.
* Pesawat Yang Membawa 144 Penumpang dan 5 Kru Pesawat Itu Akhirnya Mendarat Darurat Karena Ada Penumpang Yang Terluka
Bandar Judi Online - Jennifer adalah orang pertama yang meninggal karena kecelakaan pesawat di Amerika Serikat sejak tahun 2009. Saat Jennifer tersedot keluar pesawat, beberapa penumpang harus menarik dan menahannya agar tidak tertarik terbang keluar pesawat. Sepanjang hidupnya, Jennifer adalah seorang wanita yang sangat dikagumi oleh banyak orang.
Profesinya sebagai wakil ketua dari humas di bank Well Fargo, Albuquerque sejak tahun 2008 dan sudah mengurus ribuan sukarelawan untuk pelayanan publik. Saat kecelakaan terjadi, Jennifer duduk dikursi yang dekat dengan jendela yang pecah sehingga insiden ini tidak bisa dihindari lagi.
* Saat Kecelakaan Terjadi, Pesawat Itu Terjun Bebas dari Ketinggian 30.000 Kaki ke 13.000 Kaki Hanya Dalam Waktu 5 Menit
Agen Poker Online - Padahal untuk turun dari ketinggian seperti itu membutuhkan waktu lebih dari 15 menit. Southwest Airlines sudah menyatakan permintaan maaf dan berduka cita atas jatuhnya korban gara-gara kecelakaan ini. Pihak keamanan transportasi nasional Amerika Serikat sudah menurunkan sejumlah tim untuk melakukan investigasi terkait masalah malfungsi yang terjadi pada mesin pesawat.
Sebelumnya, kecelakaan pesawat yang menelan korban jiwa pernah terjadi di Amerika Serikat pada Februari 2009, saat Colgan Air 3407 mengalami kegagalan saat mendarat dan mengakibatkan 49 penumpang meninggal dunia.






