SayaPoker.net Seorang pria pecandu narkoba, dibekuk polisi, setelah memukuli pacarnya kemudian mengancam akan membunuhnya, lalu menyiarkannya secara live di Facebook. Chaichana Sirichart mengunci pacaranya Kuldara Yeesaman, dikamar rumahnya di Thailand, dan mengancam akan membunuhnya setelah menuduhnya berselingkuh.


Agen Judi Online - Dia juga menyiksanya sebelum live streaming nya berlumuran darah dengan mata bengkak dan menangis. Pengusaha itu terdengar berulang kali mengejeknya sambil menuduhnya berselingkuh, dan mengatakan dia akan membunuhnya.

Sambil mengamuk, pelaku yang berusia 25 tahun tersebut berulang kali bertanya kepadanya "siapa pacar rahasia kamu?" lalu menuduh dia mencuri uang dari bisnis investasinya. Polisi mengatakan, dia berulang kali meninjunya dan menyerangnya dengan sapu dan pengering rambut.

Kaldara yang ketakutan, ditampar pelaku ketika dia meraih bantal untuk perlindungan. Video tersebut telah dilihat jutaan kali setelah di publikasikan di halaman bisnis perdagangan keuangannya, yang memiliki lebih dari 14.000 pengikut.

Polisi disiagakan pada rekaman itu, tidak lama setelah jam 4 sore kemarin dan bergegas ke apartemen lantai 13 Chaichana di Distrik Bueng Kum Bangkok, Thailand, dimana ada dua jam tim penyelamat bernegosiasi dengannya.


Bandar Judi Online - Petugas akhirnya menyerbu masuk dan Chaichana diseret keluar dan ditangkap, sementara Kuldara dilarikan kerumah sakit. Dia menderita luka parah dan memar di wajah, tubuh dan tangannya diduga mengalami patah tulang.

Kemudian muncul kalau Chaichana, yang menjalankan perusahaan Global FX Investment, dikejar-kejar oleh pelanggan yang marah setelah menjanjikan pengembalian finansial besar-besaran, untuk kursus perdagangan valuta asing 15.000 baht. Dia juga memiliki saluran Youtube dengan 10.000 pengikut, meskipun rekaman itu tidak dipublikasikan di sana.

Chaichana diduga stres akibat bisnis vlas dan meningkatnya utang untuk minuman dan obat-obatan, memicu spiral yang menyebabkan dia memukul pasangannya. Direktur Jenderal Biro Kepolisian Nasional, Wirachai Songmatta mengatakan, Chaichana sudah ditanyai malam terakhir pada jam 11 malam.

Namun dia ditemukan memiliki amfetamin di tubuhnya, sehingga mereka tidak bisa menginterogasinya dengan benar. Jenderal Songmatta mengatakan, "tersangka berada dalam tahanan dan penyelidikan awal telah dilakukan. Kami tidak dapat menginterogasi pelaku, karena zat ditubuhnya ditemukan mengandung amfetamin dan dia masih dibawah pengaruh obat-obatan."


Agen Poker Online - Kuldara dibawa ke Rumah Sakit Nopparat Rajathanee, dimana petugas medis menilai luka-lukanya untuk memberi tahu polisi tentang tingkat penganiayaan, yang akan mempengaruhi tuntutan terhadap pelaku. Polisi mengirim surat terbuka yang kuat kepada korban kekerasan dalam rumah tangga, yang mendesaknya untuk mencari bantuan.

Jenderal Songmatta juga mengatakan, para petugas sudah menetapkan empat tuduhan potensial. Mereka diserang dengan melukai orang lain, penjara, menyiarkan gambar-gambar yang akan menyebabkan penderitaan orang lain, dan juga berada di bawah pengaruh obat-obatan. Kasus ini sudah memicu kemarahan di Thailand, dan merupakan contoh terbaru dari orang-orang yang menyiarkan kekerasan ekstrem pada platform media sosial.
SayaKasino
Info SayaPoker :

Saya Poker adalah Agen Poker Online Terbaik yang menyediakan permainan Poker Online, Ceme Keliling, Capsa Susun, Domino QQ, Bandar Ceme, dan Live Poker. 

Jangan Lupa di Share kak ♥ :