SayaPoker.net - Ada-ada saja yang ditudingkan oleh para kepolisian Argentina. Pasalnya, mereka menuding seekor tikus yang dinilai menghabiskan barang bukti berupa ganja seberat 540 kg. Padahal, barang bukti itu akan digunakan dalam persidangan nanti. Bagaimana awal ceritanya?
* Kejadian Itu Terjadi Saat Pergantian Emilio Portero Sebagai Kepala Kepolisian
Agen Judi Online - Kepala Kepolisian kota Pilar, Buenos Aires, Argentina ini sudah mengikuti proses pemeriksaan untuk penyelidikan hilangnya barang bukti berupa ganja seberat 540 kg. Kejadian ini sendiri baru terjadi setelah Emilio Purtero baru saja ditunjuk sebagai Kepala Kepolisian kota Pilar, menggantikan Javier Specia.
Sebelumnya, Specia belum pernah menandatangani dokumen mengenai perpindahan tangan barang bukti, yang seharusnya wajib ditandatangani sesuai aturan yang berlaku disana. Akhirnya, Purtero melaporkan masalah ini ke Kepolisian Nasional Argentina untuk melakukan inventarisasi resmi. Specia beserta ketiga anak buahnya diminta bersaksi terkait hilangnya 540 kg ganja dari total 6000 kg ganja yang disita oleh kepolisian setempat.
* Waktu Itu, Barang Bukti Tersimpan Dalam Keadaan Kering
Bandar Judi Online - Merkea mengkau waktu itu barang tersebut disimpan dalam kondisi kering. Dan tiba-tiba saja,, ketiga anak buah itu menuding seekor tikus yang sudah mengonsumsi ganja sebanyak 540 kg ini. Penyidik yang memeriksa rasanya tidak mungkin jika ada seekor tikus yang bisa menghabiskan ganja sebanyak itu. Pastinya tikus itu akan mati dengan mengonsumsi beberapa gram saja.
Kecurigaan penyidik semakin menjadi saat penyidik justru tidak menemukan bangkai tikus yang diungkapkan oleh keiga anak buahnya ini. Atas dasar itu, Specia beserta ketiga anak buahnya menjalani persidangan terkait hilangnya barang bukti ini di Pengadilan Federal bulan depan. Meski begitu, Specia dan ketiga anak buahnya ini belum dijatuhi hukuman sama sekali.
"Obat-obatan berada dalam keadaan kering yang mutlak, karena mereka berada dalam penyimpanan selama sekitar dua tahun, yang memaksa kami untuk menyelidiki apakah invasi binatang pengerat bisa memakan begitu banyak ganja. Namun para ahli yang berkonsultasi menyimpulkan kalau itu sangat tidak mungkin karena bila itu terjadi, tikus akan mati, dan tidak ada bangkai hewan yang terdeteksi di dalam ruangan," ungkap seroang penyidik.
* Hukum di Argentina Mengenai Kepemilikan Ganja
Agen Poker Online - Menanam, Mengonsumsi, dan menjual ganja di Argentina adalah Ilegal. Namun pada tahun 2009, Mahkamah Agung negara itu melarang penggunaan sejumlah kecil gulma di lokasi pribadi. Demikian juga, pada tahun 2017, negara ini menjadi berita utama saat melegalkan minyak ganja dan ekstrak lain untuk keperluan medis.
Secara khusus, program ini terkenal untuk membangun program, di mana negara bisa mendistribusikan ganja medis kepada pasien secara gratis. Pada saat yang sama, undang-undang itu memancing kecaman dari kelompok-kelompok advokasi di negara itu. Kelompok seperti Mama cultive sudah mengkritik hukum karena gagal melegalkan pribadi, budidaya ganja di rumah.
Sebagai bagian dari program mariyuana medis, penanaman adalah legal hanya untuk petani komersial yang disetujui negara. Banyak yang melihat ini terlalu restriktif dan menekan pemerintah untuk mengizinkan pasien menanam ganja mereka sendiri.





