SayaPoker.net - Jika selama ini kesan banyak orang di dunia mengenai Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un sebagai seorang diktator kejam berdarah dingin, setidaknya dalam KTT dua Korea yang berlangsung hari Jumat kemarin kesan itu bisa dihilangkan sedikit. Kim justru melontarkan candaan sepanjang pertemuan.
Setidaknya itulah kesan dari seorang pejabat sekretaris humas kepresidenan Korea Selatan, Yoon Young-chan yang mengikuti pertemuan dua pemimpin Korea Selatan, Moon Jae-in da Kim Jong-un.
* Kim Jong-un Mulai Basa-Basi Mengenai Kurangnya Tidur Presiden Korea Selatan
Agen Judi Online - Kedua pemimpin negara itu sempat berbicara ringan diselingi canda sesaat setelah Kim Jong-un bersama rombongannya melewati batas demarkasi kedua negara itu. Sang humas kepresidenan Korea Selatan ini menyebutkan rupanya memiliki rasa humor yang cukup tinggi guna memecahkan kebekuan diantara keduanya.
\
Disebutkan kalau Kim Jong-un memulai basa-basi dengan Moon Jae-in dengan mengatakan, "Saya dengan bahwa Anda biasa tidak bisa tertidur nyenyak, terbangun di subuh hari untuk menghadiri pertemuan Dewan Keamanan Nasional karena kami. Anda pasti sudah terbiasa bangun pagi."
* Candaan Proses Perdamaian Dua Korea Yang Harus Secepat Kuda Perang
Bandar Judi Online - Menanggapi candaan rekannya ini, Moon Jae-in menyatakan kalau komitmen baru-baru ini dari rekannya ini untuk menghentikan uji nuklir dan misil membuatnya bisa tidak nyenyak sekarang. "Saya akan pastikan kalau Anda bisa tidur nyenyak," timpa pemimpin Korea Utara itu.
Basa basi diselingi dengan candaan juga berlanjut mengenai proses perdamaian antara kedua negara yang seharusnya berlangsung dengan kecepatan seperti kuda perang, yang menurut Kim Jong-un sesuai dengan usul saudara perempuannya, yakni 'malima speed battle'.
* Candaan Kim Jong-Un Mengenai Infrastruktur Transportasi Negaranya
Agen Poker Online - Saat kedua pemimpin berfoto bersama di depan lukisan Air Terjun Jangbaek, Korea Utara di Pegunungan Baekdu-san, pemimpin Korea Selatan mengungkapkan keinginannya untuk mengunjungi lokasi tersebut dan langsung di tanggapi Kim Jong-un dengan candaan lagi.
"Anda mungkin mengalami ketidaknyamanan atau rasa malu karena kurangnya infrastruktur jalan di Utara, jika dibandingkan dengan Selatan, namun kami akan berbuat yang terbaik sehingga Anda dapat berpergian ke Utara dengan nyaman," demikian balasan Kim Jong-un.
Dari bocoran percakapan di antara kedua pemimpin di Semenanjung Korea ini, dapatlah ditangkap kalau Sang Pemimpin Korea Utara cukup humoris, jauh dari kesan diktator berdarah dingin yang tidak segan memerintahkan hukuman mati bagi yang tidak sejalan dengan kebijakan pemerintahannya.






